All About Fashion

Keep Calm and Love Fashion

Sabtu, 01 November 2014

Sejarah Fashion part 2

TAHUN 1920 (MELINDROSA)

        Amerika memainkan peran penting pada gaya berbusana tahun 1920. Di masa setelah Perang Dunia I, Amerika sebagai salah satu pusat mode dunia memasuki era makmur yang mempengaruhi gaya fashion mereka. Music Jazz dan tarian glamor muncul pada tahun tersebut. Perempuan mendapat suara pada tahun 1920 dan memasuki angkatan kerja dalam jumlah besar. Tahun-tahun 1920an juga ditandai dengan maraknya bisnis ilegal, salah satu cartel yang terkenal di dunia saat itu adalah Al Copone.

TAHUN 1930 (CALCA COMPRIDA)
       Ekonomi Amerika Serikat yang sedang mengalami depresi. Dikarenakan hal-hal sosial dan politik yang sedang  dalam masalah seperti diatas, Gaya berbusana pun mangalami perubahan menjadi lebih casual, dan tidak  glamor  layaknya pada masa 1920 atau  pada dekade sebelumnya. Baju yang lebih longgar dari bahan kain tebal dan tertutup menjadi pilihan.

TAHUN 1940 (WAR AND WORKING CLASS)
       Adanya WW II atau Perang Dunia ke-2 menyebabkan terpengaruhnya gaya busana dunia. Pabrik-pabrik baju digunakan untuk sarana pembuatan senjata. Bahan pembuatan kain wool digunakan untuk mendanai perang, sehingga munculah produk-produk sintetis  seperti stocking dan pakaian dalam yang  terbuat dari  nilon.

http://sustainablemovement.files.wordpress.com/2013/10/40dd.jpg 


Nuansa baju juga dibuat bewarna hitam dan nuansa Navy dengan warna coklat dan hijau kehitaman. Pakaian yang digunakan kebanyakan  merupakan pakaian yang fleksible digunakan dan mayoritas mengkombinasikan dengan pakaian di era 1930-an. hal ini dikarenakan kebanyakan pabrik pembuat  tekstil digunakan untuk pembuatan  perlengkapan  perang. Selain itu, yang menjadi trend fashion pada  tahun 1940 adalah ikat kepala penutup rambut untuk kalangan perekerja wanita.

TAHUN 1950 (NEW LOOK)
    
      Setelah WW II atau Perang Dunia ke-2 usai, mulai menggeliat teknologi tekstil buatan. Baju-baju dibuat dengan kain nilon, orlon, dan dracon. Pasca perang, Fashion pada tahun ini lebih merujuk pada citra yang lebih segar namun tidak seglamour pada tahun 1920.
    Pendekatan fashion pada remaja putri juga mulai diperkenalkan pada tahun-tahun 1950an, sehingga baju dan fashion  remaja mulai berkembang untuk bersaing dengan fashion dewasa.
Gaya berbusana populer pada tahun tersebut adalah perpaduan yang khas antara penggunaan spandek, kaos ketat panjang, dan topi lebar.

 TAHUN 1960 (CAMISETA)
    Tahun 1960 juga dihiasi dengan sering munculnya gerakan-gerakan pemuda yang menentang pemerintah. Peran dan dominasi anak muda dalam perkembangan dunia diawali pada tahun 1960 ini. Tidak dapat dihitung lagi banyak pemuda yang menjadi milyader melewati masa mudanya  pada tahun 1960, seperti Steve Job dan Bill Gates.

TAHUN 1960 (HIPPIE)
   Akibat perang Vietnam yang berkepanjangan, kondisi politik yang ramai dengan terbunuhnya Presiden JFK, dan arus informasi yang begitu masive dari sebelumnya, menyebabkan semua kalangan mengerti masalah kejamnya perang Vietnam, munculah gerakan anti pemerintah yang dikenal dengan sebutan Hippie.
   Kaum Hippie terpengaruh gaya berbusana Bohemian Style pada tahun 1950an. Kaum Hippie identik dengan pakaian longgar yang menunjukkan kedekatan mereka dengan alam.

TAHUN 1970 (DISCO)
   Tahun 1970an terkenal dengan budaya music disco. Gaya berbusana yang mencirikan budaya disco berkembang pesat. Sekali lagi, tahun-tahun ini didominasi oleh anak-anak muda. Gaya berbusana ditunjukkan dengan penggunaan celana pendek ketat / hot pant , sepatu beralas rata, dan tentunya celana komprang. 

TAHUN 1980 (YUPPIE)
   Berkembangnya teknologi juga menyebabkan perubahan lifestyle. Kalkulator saku dan jam digital sudah mulai banyak digunakan yang merembet pada kegiatan dunia kerja yang semakin tegas dan profesional. Kalangan Pekerja tidak lagi bergelut dengan mesin sebagai  buruh, banyak kelas  pekerja yang bekerja di dalam ruangan dengan perangkat elektronik di hadapan mereka. Para kelas pekerja juga tidak hanya melulu kaum pria. Wanita pun mulai menapaki dunia  karier sehingga julukan Wanita Karir dan Independen mulai dikenal dunia.

TAHUN 1990 (GRUNGE)
   Musik Grunge menjadi simbol fashion tahun 1990an. Meskipun begitu, tahun 1990 dikenal sebagai  tahun terburuk dalam sejarah fashion dunia atau dikenal dengan sebutan “The decade fashion has forgotten.” Style Grunge ini mirip gaya Punk namun tidak begitu radikal.
  Celana jin, kaos, dan perpaduan dengan baju bermotif kotak-kotak lebar menjadi ciri identik gaya berbusana masa ini, selain tentu saja rambut gondrong dan berantakan sebagai pelengkap.

TAHUN 2000 (INDIE)
  Mirip pada tahun-tahun sebelumnya, budaya sub-culture juga memainkan peran. Mirip dengan budaya Grunge, Punk, dan Hippie, budaya Indie bertitik-berat pada simbol pertentangan budaya konservatif yang berkembang. Kata indie standout for Independen, atau bisa disebut mandiri. Ini mencerminkan cara fashionista Indie memilih baju yang cenderung mandiri dan tidak terpengaruh dengan model fashion umum.








 


0 komentar:

Posting Komentar